Sunday, June 17, 2007

3 Cara menghadapi kegagalan

Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan,yaitu di saat apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita perlu belajar bagaimana menyiasati kegagalan tersebut,karena semua guru sukses mengatakan bahwa gagal dan berhasil itu sudah di kemas dalam satu paket.
Hanya sering kita tidak sabar dalam proses untuk mendapatkan keberhasilan, dan cepat mengeluh,menyalahkan orang lain dan mencari2 alasan untuk berhenti bertindak apabila menemukan kegagalan.

Ada beberapa type orang dalam merespon kegagalan :

1. Mencari kambing hitam,menyangkal dan mencari pembenaran.

Kebanyakan orang akan melakukan hal ini, ketika menemui kegagalan. Merasa frustasi dan akhirnya berhenti bertindak dan menyerah.Mereka akan berkata kepada orang lain : "wah, saya nggak berbakat", "pemerintah itu tidak adil ", "karyawan saya kurang ajar"
"benar kan kata saya, bisnis itu susah "

2. Mengulang tindakan yg sama tanpa merubah strategi.

Orang type seperti ini, masih lebih bagus, karena mereka yakin dan masih mencoba tetap bertindak untuk mencapai tujuannya. Akan tetapi mereka lupa bahwa tindakan yang mereka ambil masih sama dengan yg pernah mereka lakukan. Jadi mereka menggunakan pendekatan, cara2 yg sama dan terus mengulang-ulang tanpa pernah merubah strategi yg di gunakan.

3. Belajar dari kesalahan,merubah strategi dan terus bertindak.

Pola seperti ini yang orang2 sukses gunakan, mereka tidak pernah merasa gagal, mengeluh, menyalahkan orang lain. Mereka terus belajar , merubah strategi dan melakukan apapun yang di perlukan sampai mendapatkan tujuan

Untuk mendapatkan hasil yang berbeda,tindakan anda juga harus berbeda.

Hidup adalah pilihan, dan kita bertanggung jawab penuh atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain, bukan atasan kita dan juga bukan pemerintah.

Semoga bermanfaat


Try Atmojo
www.tryatmojo.blogspot.com

Thursday, June 7, 2007

Senyuman..

Senyum adalah ibadah. Tersenyum adalah cara paling mudah dan murah untuk menunjukkan apresiasi kita terhadap sesuatu hal.
Ada senyum tulus dan ada senyum yang di paksakan.
Senyuman yang tulus akan memancarkan frekwensi kepada lawan bicara kita, dari mulai bentuk garis bibir, mata ,dan kerutan dahi anda, akan menggambarkan bahwa senyuman anda tulus.
Senyuman tulus anda, akan memberi rasa bahagia di perasaan anda, itu yang membuat aliran darah semakin segar, dan otot-otot wajah anda berseri-seri.Pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk banyak tersenyum, karena membikin kita lebih awet muda.

Senyum yang di buat-buat secanggih apapun , di jamin lawan bicara anda akan tetap merasakan bahwa itu tidak tulus, ya karena reaksi hati anda tidak sesuai dengan apa yang anda ekpresikan di wajah anda.

Mungkin anda punya banyak pengalaman, bagaimana dg hanya TERSENYUM TULUS dapat memudahkan kita berinteraksi dengan orang lain, dengan customer,atasan anda,ataupun orang yang baru anda kenal.

Kebanyakan orang pelit untuk tersenyum, entah karena gengsi atau jaim. Kalau anda sudah belajar prinsip Luck Factor yg pernah di sampaikan oleh mentor saya Pak Yusef , orang2 yang beruntung cenderung rileks , dan itu yang akan menarik orang lain untuk lebih mudah berinteraksi.

Jadi ... mulailah berikan senyuman terbaik anda untuk orang2 terdekat anda.Dan rasakan betapa bahagianya perasaan anda saat ini.

Tapi ma'af saya tidak menggaransi kalau setelah baca posting ini, anda masih senyum2 sendiri bahkan sampai keluar rumah ... he ..he

Salam Funtastic

Try Atmojo
www.tryatmojo.blogspot.com

Tuesday, June 5, 2007

Visi dan Misi bisnis anda

Sekecil apapun bisnis dan usaha kita, tentu kita perlu lebih jelas bagaiman atau mau jadi apa nanti bisnis kita 3 atau 5 tahun ke depan

Yang sering terjadi, kadang kita sendiri tidak tahu ataupun tidak peduli dengan apa yang akan terjadi dengan bisnis kita nanti. Mengalir begitu saja ...

Di sinilah masalahnya !

Bagaimana kita mau meng-guide karyawan kita, kalo ownernya sendiri tidak tahu ?
Banyak temen2 pebisnis lain yang kalo di tanya, bagaiman nih rencana ke depannya ? kebanyakan mereka menjawab : “ya.. gimana nanti aja pak “

Kita perlu tujuan atau visi yang jelas, karena visi tersebut yang akan mengarahkan kita. Membuat kita merasa harus mencapainya .

Seperti rambu2 atau common goal yang selalu menjaga dan mengingatkan kita sebagai owner dan team kita agar selalu mengikuti track yang telah di tetapkan bersama.

Seperti di tulis oleh Patricia Jones dalab bukunya
Say it And Live it
bagaimana perusahaan2 kelas dunia membuat visi dan misi mereka.

Jadi jangan anggap sepele visi & misi itu. Kalo mau lebih mantap silahkan baca bukunya om Brad Sugars Instant System

Salam fuuuntastic

Monday, May 21, 2007

Kunjuangan Suhu TDA


Saya & Pak Rony Suhu TDA


Minggu kemaren sy kedatangan tamu istimewa Pak Rony di distro saya.
Banyak pengalaman Pak Rony yang di sharingkan ke saya, bagaimana mengelola bisnis retail.

Retail is detail.

Dalam bisnis retail garment/fashion, penting di perhatikan adalah : image,konsep & siapa target market kita. Untuk siapa produk kita, laki2, wanita, umur berapa ?
Semakin selektif dan jelas target market kita, akan semakin mudah untuk memposisikan, harga.

Adakalanya barang yg sama kita jual murah, tidak laku2. Tetapi lain waktu kita jual dg harga yg lebih tinggi, malah habis terjual.

Itulah hebatnya bisnis fashion, yg kita jual bukan hanya fungsi, tetapi brand image dan emosi.

Fuuntastic

Try Atmojo

Tuesday, May 8, 2007

Skor..

Anda senang menonton pertandingan olah raga ? Kalau saya sendiri suka, dari volley, sepakbola atau Motor GP. Kalau seandainya kita bermain di team tersebut, pasti kita tahu & sangat jelas tujuannya, yaitu menang.

Dan untuk meraih kemenangan itu, mau tidak mau kita harus tahu, berapa angka game nya, berapa skor kita, berapa lap yang sudah kita tempuh, dan berapa skor lawan tanding kita. Rasanya sangat mustahil, kita dapat menang tanpa tahu posisi skor kita.

Dalam bisnispun, rasanya sangat mutlak kita harus tahu berapa 'skor'kita saat ini. Sekecil apapun bisnis anda , suka atau tidak suka anda harus mengerti dan peduli dengan angka-angka ini, mulai dari berapa BEP hariap anda, Fixedcost,variabel cost, ROI,Return on Assetnya ,profit & loss statement, neraca. dll

Atau kita malah tidak sadar terjebak menumpuk asset, tanpa memperhatikan cashflow, seperti pernah ditulis oleh master kitaPak Fauzi Rachmanto

Karena indikator angka-angka tersebut, adalah tolok ukur dari bisnis anda yang akhirnya sebagai dasar bagi anda untuk mengambil keputusan bisnis berikutnya.

Bayangkan betapa lucunya, kalo Max Biagi, tidak tahu berapa lap yg sudah dia tempuh.
Mungkin terus berputar-putar sampai bahan bakarnya habis, atau malah mungkin sampai dia pingsan. he...he...

Jadi sudahkah anda tahu & peduli dengan angka2 dalam bisnis anda ?

Semoga bermanfaat

Try Atmojo
www.tryatmojo.blogspot.com
APAKAH AKTIFITAS ANDA HARI INI MENUJU KE ARAH DREAM ANDA ?

Monday, April 23, 2007

The Pursuit of Happyness

Untuk ketiga kalinya, saya dan istri menonton film ini The Pursuit of Happyness , sungguh film yang bagus ... sampai benar2 saya merasa speachless. Film yang di mainkan oleh
Will Smith ini menceritakan tentang perjuangan, rasa syukur ,bahagia , enterpreneur dan tanggung jawab seorang ayah.

Film ini adalah true story, seperti dalam biographinya Crish Gardner
Di mulai pada tahun 80, Gardner adalah seorang ayah dari Cristopher (Jaden Smith )
Dan seorang istri (Thandie Newton) yang mulai karir dari seorang salesman. Tinggal di apartemen pinggiran kota San Fransisco.

Karena beban hidup yang berat, mereka memutuskan untuk berpisah , dan Gardner menjadi single father. Dalam tekanan hidup yg sungguh berat tanpa tempat tinggal, bahkan tanpa penghasilan, tetap ia selalu merasa bahagia.

Dan nilai2 itu selalu dia tanamkan kepada anaknya. “ kalau kamu punya impian, kamu harus selalu melindunginya, dan tugasmu untuk meraihnya, titik “ dialog itu yang sealu terngiang-ngiang di telinga saya .
Walaupun tanpa modal koneksi & pendidikan Gardner akhirnya diterima dan magang tanpa gaji di perusahaan broker saham Dean Witter Reynolds.

Dia menjalani karirnya dg bahagia, pagi kerja , malam tidur entah di mana.... di altar gereja, kereta, atau di toilet.

Tahun 1987 Crish Gardner adalah founder dari Gardner Rich & Co di Chicago yang sekarang telah menjadi Gardner International Holdings .
Dia aktif sebagai donatur tetap beberapa lembaga sosial, pemberdayaan & pendidikan anak. Tinggal di NewYOrk dan Chicago dg 2 orang anak.

Ada hal2 yang bisa kita pelajari dari film ini, dari keyakinan, daya juang dan proses menuju tujuan kita.
Yang penting kita take action , komitmen dan yakin .... mengenai hasilnya ? kita serahkan saja kepada yang Di Atas.

Salam Fuuuntastic

Try Atmojo
www.tryatmojo.blogspot.com

APAKAH AKTIFITAS ANDA HARI INI MENUJU KE ARAH DREAM ANDA ?

Thursday, April 19, 2007

Bisnisman atau Busyman

Seperti postingan Pak Fauzi Rachmanto “Bisnis atau Kerja Bakti “ yang cukup dahsyat . Wah ...jadi membuat kita mengevaluasi dan bercermin bagaimana dg bisnis kita masing-masing . Ya .. sepertinya kita merasa selama ini bisnis kita baik-baik saja, tapi ternyata setelah di general chek-up dengan formula Mastery ada “pendarahan “di sana-sini, walaupun belum terlalu serius, tetapi sangat berbahaya ....

Sebagai bahan tambahan , menurut Michael Gerber dalam bukunya E-myth yang terkenal , pebisnis di bagi dalam 3 type :

1.Type tehnisi

Pebisnis type seperti ini biasanya memulai bisnisya dengan mengandalkan hobi atau keahlian yag di miliki.Dan rata-rata type seperti ini sangat lihai menjalankan hal-hal tehnis bahkan sampai detail. Keungulan type seperti ini bisa berubah manakala pekerjaan tsb sulit atau tidak bisa di delegasikan. Misalnya seorang yang ahli memasak dan mendirikan restoran, semua pelangganya mengakui bahwa masakannya sangat enak ....dan pelanggan pun merasa istimewa kalau mereka membeli dan di layani sendiri oleh pemiliknya

Kondisi seperti ini yang membuat pebisnis type ini, tidak bisa meninggalkan usahanya, karena makin maju usahanya, biasanya akan makin sibuk karena mayoritas masih sangat tergantung kepadanya. Type seperti ini adalah bisnis owner sekaligus merangkap karyawan di usahanya sendiri. Dia ikut bekerja keras untuk menggaji karyawan, bukan sebaliknya. Nah lho .... ??

2.Type manager

Type ini sudah mulai menjalankan usahanya dengan pola manajemen yang sudah lebih modern, seperti mulai membuat planing dan evaluasi dalam setiap tindakan. Struktur dan pembagian tugas sudah lebih jelas. Type ini adalah bisnis owner sekaligus sebagai manager di usahanya sendiri

3.Type entrepeneur

Pebisnis type ini tidak suka melakukan pekerjaan yg bersifat tehnis, karena sudah di delegasikn ke karyawannya. Dia lebih banyak membuat peluang2 baru dalam bisnisnya dan orang lain yang akan merealisasikanya. Jadi lebih ke visioner, menyusun strategi atau pengarah . Dan type ini mampu membuat usahanya tetap jalan & menguntungkan walaupun ditinggal jalan-jalan ... .....

Bagaimana membuat bisnis kita tetap untung dan berkembang walaupun kita tidak banyak ikut campur di dalamnya ? Terapkan saja ilmu dari Brad Sugars dari mulai Mastery,Niche,Leverage, Team,Synergy & Result .Saya yakin kita semua sebagai pebisnis ingin menuju ke arah sana, walaupun dalam prosenya masih trial and eror.

Enak kan ... ? Usaha tetap jalan, tetapi kita bisa tinggal jalan-jalan, ikut seminar, mencoba peluang baru, atau kegiatan sosial/ibadah.

Semoga bermanfaat.

Try Atmojo
www.tryatmojo.blogspot.com